Google

Sabtu, 01 Desember 2007

Depbudpar Jadikan Para TKI Sebagai Duta Pariwisata

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Budpar, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) I Gusti Putu Laksaguna mengatakan, pembekalan tentang kepariwisataan Indonesia kepada calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) mempunyai nilai strategis, mengingat TKI selain sebagai pahlawan penghasil devisa, mereka juga menjadi informan dalam mengenalkan budaya dan pariwisata Indonesia di negara tempat mereka bekerja.

"Depbudpar menjadikan para TKI ini sebagai duta pariwisata, karena mereka berperan besar dalam mempromosikan pariwisata ke mancanegara," kata I Gusti Putu Laksaguna, seusai memberikan pembekalan sehari kepada 483 calon TKI yang akan dikirim ke Timur Tengah, Taiwan dan Singapura di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kamis (29/11).

Dikatakan, pembekalan tersebut meliputi pengetahuan dasar tetang wilayah, budaya, serta obyek-obyek wisata Indonesia, dengan harapan untuk menambah kepercayaan diri para TKI bahwa mereka berasal dari Negara yang besar dan memiliki keindahan alam dan budaya yang beraneka ragam. "Kita harapkan dengan kepercayaan diri itu para TKI akan menjadi informan yang baik untuk mempromosikan Indonesia," katanya.

Calon TKI yang akan dikirim tersebut terdiri atas tenaga kerja untuk pembantu rumbah tangga, tenaga semi profesional, dan tenaga profesional di bidang perhotelan yang akan bekerja di hotel berbitnang di Dubai, Uni Emirat Arab.

Seperti diketahui sejumlah hotel berbintang di Qatar dan Dubai menawarkan kepada Indonesia untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja terdidik di bidang pariwisata. Kelompok Grup hotel bintang lima Jumeriah dari Dubai, Uni Emirat Arab menawarkan peluang kerja di bidang pariwisata sebanyak 44 ribu tenaga kerja hingga tahun 2009. Sedangkan Qatar Hotel Company menawarkan peluang kerja di bidang pariwisata 22 ribu tenaga kerja. Namun, tawaran ini baru sebagian kecil yang bisa dipenuhi Indonesia (depbudpar).

Tidak ada komentar: